Selasa, 10 November 2015

ungkapan rasa

         *  kelak pada suatu masa, kamu akan menyadari bahwa orang yang kamu anggap bodoh ini adalah orang yang teramat tulus menyayangimu,dan pada saat itu datang aku tak lagi sendiri.
        * bukan cerita indah dalam sebuah masa,hanya kisah sederhana yang aku damba.
        * cinta itu sederhana jika kamu tidak bisa membahagiakannya maka jangan pernah menyakitinya.
        * aku memang tidak bisa menjadikanmu yang pertama,namun aku mampu menjadikanmu yang terakhir,tapi itu bukan janji hanya jika kamu mau.
        * aku bukan sekedar sayang,bukan sekedar cinta,bukan juga sekedar rindu, tapi ini lebih dari itu.
        * hari ini telah terbukti, bahwa aku : tak sebodoh itu,tak sejahat itu,tak setega itu,dan bahkan berpikir untuk jahat pun aku tak mampu
        *aku hanya bisa tersenyum saat melihatmu tersenyum,dan bahkan saat kamu menertawai kebodohanku pun,aku masih bisa tersenyum
        * semua hanya tau tawaku,kegilaanku,candaku,dan kekonyolan yang kadang aku ciptakan, tapi
tak ada yang tau saat aku  mulai menangis karena perihnya rasa yang kalian ciptakan untukku
         *..

Minggu, 27 September 2015

ada

hari ini,
sebuah rasa kembali ada
menjelma disetiap asa
membayang 
meski samar terdengar
mencoba sudah ku menolak
menghindar sudah ku berlari
namun
itu tak berarti
karena ini rasa
bukan kata
dulu hampir kulupa
rasa ini pernah ada

Rabu, 29 April 2015

jalan alam

jalan alam

teringat waktu lalu
saat aku masih dipangkumu
dekapmu hangat bagai surya
senyumu indah bagai purnama

kini aku tegak terpaksa berdiri
menantang kehendak alam yang tak kunjung terhenti
menapak rimba kota yang keras lagi bengis
dengan segala rapuh lagi keruh

aku kini berburu waktu
menantang kehendak alam
melawan dahaga rasa
menahan gejolak raga

meski dalam teduh 
aku tak akan rapuh
dalam gelap 
aku tetap menatap

kicau hati tak akan terhenti
meski mati menjadi pasti
raga bukan batasan
selagi hati bebas tanpa ikatan

kini kembali untuk teringat
nasihat bapak sebelum aku pergi
hadapi meski penuh duri
tahan meski mampu untuk melawan

Jumat, 13 Maret 2015

surat rindu

                      surat rindu

teruntuk yang terindu 

kasih, kini akulah yang sendiri
menanti penggantimu dari lain sisi
mencoba bangkit dan menata
remuknya jiwa

kasih, kini aku merindukanmu
dari lain sisi
tak seperti dulu
hanya indah mengingatmu

kasih, taukah kamu
kini hanya takut 
uuntuk merindumu

kasih, kamu juga tau
bahwa 
tak mudah 
untuk melupakanmu